permen-esdm-no-49-2018-perihal-plts

Arsip PertanyaanKategori: Umumpermen-esdm-no-49-2018-perihal-plts
pengelola Staff ditanyakan 2 tahun yang lalu

Salam KenalĀ  Baru – baru ini kami mendapati via internet ada peraturan baru lagi yang akan berlaku mulai 01 01 2019, terlampir.sehubungan dengan peraturan baru tersebut, ada beberapa hal yang ingin kami tanyakan karena tidak semua nya jelas bagi kami. Kami berharap Bapak dapat membantu kami untuk menjelaskan nya. Berikut yang kami tanyakan: Salah satu dari pernyataan yang ada di peraturan baru adalah :(1) Kapasitas Sistem PLTS Atap dibatasi paling tinggi 100% (seratus persen) dari daya tersambung Konsumen PT PLN (Persero). Apakah ini artinya tidak ada lagi batasan seperti yang disebutkan di SPLN 2015 yaitu max. 90% dar daya dengan max 30 kWpPasal 6 (1) Energi listrik Pelanggan PLTS Atap yang diekspor dihitung berdasarkan nilai kWh Ekspor yang tercatat pada meter kWh ekspor-impor dikali 65% (enam puluh lima persen). Apakah ini artinya pelanggan nantinya akan selalu mendapat 65% offset, jadi artinya tidak ada lagi aturan maksimum offset seperti yang ada selama ini ? Tolong dijelaskan lebih detail maksud nya bagaimana?Pasal 11 (1) Instalasi Sistem PLTS Atap wajib memiliki SLO. (2) SLO instalasi Sistem PLTS Atap dengan kapasitas sampai dengan 25 (dua puluh lima) kW merupakan bagian dari SLO instalasi pemanfaatan tenaga listrik tegangan rendah. Does this mean that there is a max capacity of 25 kW? Because the previous pasal is talking about 100% of the daya without limitationsApakah ini maksud nya kapasitas maksimal 25 kW ? karena di awal pasal menyatakan diperbolehkan 100% dari daya tersambung. Dan apakah peraturan 20% untuk transformer masih berlaku ? Terima kasih banyak atas bantuannya. Ibu Lis – Surabaya